Sunday, November 22, 2015

#2:berita Sulit Jago Balap Moge di Indonesia karena Sirkuit


otosia.com - #2:berita Sulit Jago Balap Moge di Indonesia karena Sirkuit


Otosia.com - Pasar industri sepeda motor besar di Indonesia kian bergairah. Tidak sedikit yang berharap bahwa kondisi ini juga menular pada dunia balap di segmen tersebut Namun, untuk hal itu, persoalan klasik
masih menghadang.

Calon ketua IMI, Sadikin Aksa, dalam pertemuan dengan awak media mengatakan bahwa skill pembalap moge di Indonesia tentu tidak merata di setiap daerah. Pasalnya, Indonesia hanya memiliki segelintir sirkuit untuk mengasah kemampuan,

"Kalau kita mau balapan dengan motor gede, sirkuit yang bisa dipakai cuma Sentul. Akhirnya apa, skill pembalap tidak cocok," ujarnya.



Dia mengatakan bahwa spesifikasi sirkuit di Indonesia selain Sentul sebenarnya dibangun hanya untuk sepeda motor ukuran kecil, bukan moge. Untuk itu, perlu ada pembenahan atau bahkan penambahan jumlah sirkuit dengan spesifikasi yang sesuai.

"Untuk melatih pembalap, sirkuitnya enggak bisa cuma satu," ujarnya.

Dalam kesempatan berbeda, M Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, memberikan gambaran bahwa Indonesia setidaknya butuh sirkuit lagi.

"Terus terang kalau di kita, fasilitasnya tidak banyak. Hanya di Sentul, itu pun masih belum cukup. Mau saya, Indonesia harus punya setidaknya 3 sirkuit yang layak," ujarnya.



Sementara itu, Indonesia kini sedang mendekap mimpi untuk menyelenggarakan MotoGP. Mimpi itu kian mendekati perwujudannya manakala penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Indonesia yang diwakilkan Menpora Imam Nahrawi dilakukan dengan Camelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP.

Menurut rencana, MotoGP di Indonesia akan berlangsung pada tahun 2017.

0 comments:

Post a Comment