tribunnews.com I KEDIRI - Kematian biduan dangdut dan campursari asal Kediri, Luluk Okvitasari (28) dipastikan karena gantung diri.
Kapolsek Pesantren, Kediri Kompol Sucipto menjelaskan tanda-tanda fisik sudah menunjukan Luluk meninggal karena gantung diri.
"Dari lehernya ada bekas jeratan yang merata. Selain itu juga keluar kotoran dari duburnya," ungkap Kompol Sucipto di kantornya, Jumat (20/11/2015).
Sementara terkait lidahnya yang tidak menjulur, juga dibenarkan kapolsek. Namun dari petunjuk keluarnya kotoran sudah menunjukkan ciri-ciri orang yang meninggal karena gantung diri.
BACA JUGA - Biduan Okvitasari Janji Tampil Sebelum Mati Tergantung
BACA JUGA - Biduan Dangdut Okvitasari Tewas Tergantung
Pihak medis dari RS Baptis yang memeriksa jenasah korban juga menyebutkan tanda -tanda korban gantung diri karena ada kotaran di duburnya. "Kami sudah menyerahkan kepada pihak keluarga untuk membuat surat pernyataan tidak perlu dilakukan otopsi," jelasnya.
Dijelaskan Kompol Sucipto, mayat korban memang diturunkan sendiri oleh suaminya Andik Setiawan (34) dengan cara memotong kain selendang yang digunakan gantung diri.
0 comments:
Post a Comment